Ternyata Flu Juga Dapat Menandakan Adanya Penyakit Serius Dalam Tubuh

 

Seringkali orang menganggap flu adalah masalah kesehatan yang sepele, banyak orang yang enggan memerikasakan flu dan pilek ke dokter, karena katanya makan obat warung aja bisa sembuh kok, jadi enggak usah repot-repot pergi ke dokter.

Namun tahukah kamu, beberapa gejala batuk dan pilek bisa menjadi pertanda bahaya jika kesehatan kamu sedang terganggu. Mengutip pernyataaan yang di kemukakan oleh Dr. David Weitzeman, M.D., menyatakan bahwa “sebagian besar kasus penyakit serius awalnya mulai sebagai flu dan pilek”.

Nah oleh karena itu kita wajib mengetahui seperti apa gejal flu yang wajar dengan flu yang menandakan suatu kondisi kesehatan lain, di bawah ini kami akan memaparkan beberapa gejal flu dan batuk yang patus untuk di waspadai.

  • Gejala lebih dari 2 minggu

Pada tahap wajar gejala flu akan sembuh dalam rentan waktu kurang dari 21 hari, tapi jika gejal flu yang kamu alami tidak kunjung sembuh setelah 21 hari, kamu patut mewaspadai itu. Karena bisa jadi ini merupakan salah satu gejala asma, pneumonia, atau penyakit paru lainnya.

  • Gejala flu cepat kambuh lagi

Setelah dua-tiga hari merasa tidak enak badan, kamu akhirnya terbebas dari gejala flu dan pilek yang menyiksa. Eh, tapi kok belum apa-apa sudah sakit lagi? Ini bisa menjadi pertanda “infeksi super” — infeksi sekunder yang lebih serius yang terjadi saat sistem kekebalan tubuh melemah akibat dari penyakit ringan.

Infeksi sekunder pada umumnya mencakup penyakit seperti sinusitis, bronkitis, bahkan bisa saja pneumonia, kondisi ini dapat dikatakan sebagai kondisi serius yang memerlukan pertolongan medis sesegera mungkin.

  • Ingus berwarna-warni

Jika warna ingus yang keluar tidak seperti sehatusnya yaitu berwarna putih bening, ada baiknya kamu segera meemrikasakan keadaan tersebut kepada dokter.

Karena pada dasarnya warna ingus bisa menjadi suatu pertanda tubuh mengindentifikasikan sesuatu, seperti Warna ingus kuning muda berarti tubuh kamu sedang melawan sesuatu, seperti demam saat batuk dan pilek. Ingus kuning bukan berarti harus ke dokter, karena ini masih termasuk normal sebagai bentuk pertahanan tubuh. Namun apabila warna ingus ini bertahan lebih dari sepuluh hari, kadang diiringi dengan demam, sakit kepala, atau batuk berdahak, ini pertanda kalau kamu harus memeriksakan diri ke dokter.

Ingus kuning dan kental adalah hasil dari penumpukan sel darah putih mati. Jadi, ini bisa menjadi tanda bahwa kamu diserang oleh sesuatu yang lebih serius daripada flu dan pilek biasa. Ingus berwarna hijau berarti terkena infeksi bakteri atau jamur.

  • Mata gatal dan berair

Mata berair saat kamu dalam kondisi flu dan pilek, bisa jadi merupakan pertanda suatu reaksi alergi yang biasanya akan di barengi reaksi lainnya seperti gatal biduran, bersin-bersin, lidah bengkak, pusing, hingga kram perut.

  • Berat badan turun

Hal ini terjadi karena saat kamu mengalami flu dan pilek akan di sertai dengan perasaan tidak nafsu makan, ada baiknya jika kamu tetap memaksakan makanan untuk masuk, karena jika tidak keadaan ini terus berlangsung yang di ikuti dengan berat badan yang turun secara drastis bisa menjadi pertanda hipertiroidisme, kanker, infeksi bakteri, atau bahkan HIV.

  • Sakit kepala hebat

Jika sakit kepala yang di rasakan di sertai dengan demam dan kekakuan pada leher yang berakibat pada hilangnya konsentrasi dan berpikir jernih merupakan suatu kondisi dimana kamu harus segera mengkonsultasikan hal ini kepada dokter.

Jika sakit kepala yang di rasakan berada pada area sekitar mata dan hidung merupakan tanda infeksi sinus, jenis sakit kepala ini akan semakin memburuk saat kamu membungkukan kepala kedepan.

  • Sakit dada dan jantung yang berdebar

Gejala flu yang disertai detak jantung tidak teratur (aritmia) bisa berarti sesuatu yang lebih serius, seperti dehidrasi atau virus yang menyerang jantung atau lapisannya. Gejala flu dan batuk yang parah sampai menyebabkan sesak napas, mengi, atau nyeri dada tidak boleh diabaikan, karena masalah pernafasan bisa menjadi tanda bronkitis atau pneumonia, sementara nyeri dada, dada sesak, jantung berdebar, dan sesak napas mendadak bisa menandakan emboli paru (penyumbatan bekuan darah di paru-paru).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *