Pertolongan Pertama Untuk Menangani Sesak Nafas Pada Anak-anak

Sesak nafas dapat terjadi pada siapa saja termasuk anak-anak, gangguan pernapasan ini dapat datang kapan saja tanpa harus memilihat dimana dan waktu untuk kambuh, sebagai orangtua pastinya anda khawatir dengan kondisi ini.

Sebelum mengetahui bagaimana cara memberikan pertolongan pertama pada anak, tidak ada salahnya jika anda mengetahui terlebih dahulu seperti apa saja tanda dan gejala sesak nafas pada anak. Anak yang mengalami sesak nafas akan merasa gelisah, frekuensi nafas lebih cepat, tampak tarikan dari dinding bawah, bibir tampak kebiruan, di sertai dengan tariklan nafas yang berbunyi seperti mengi. Bila sesak nafas yang di derita anak sudah terbilang parah, anak akan mengalami hal seperti kejang karena kesadaran yang menurun yang di sertai dengan wajah yang tampak membiru.

Untuk lebih mengatahui apakah anak mengalami sesak nafas atau tidak, cobalah untuk rutin melakukan perhitungan kecepatan nafas anak, mendengarkan suara napas tambahan, melihat kulit dan bibir anak, serta melihat tarikan napas pada dada, jika dada anak terlihat menjadii cekung saat bernapas sangat di anjurkan untuk membawa anak ke dokter untuk di beri pertolingan yang tepat.

Nah setelah mengetahui gejala dan tanda sesak nafas pada anak, di bawah ini kami akan meberikan beberapa cara menganai pertolongan pertama yang bisa di berikan saat anak mengalami sesak nafas sebelum mebawanya ke dokter, di kutip dari penjelan yang di tulis dari artikel kesehatan http://doktersehat.com/pertolongan-pertama-mengatasi-sesak-napas-pada-anak/ berikut ini cara-caranya:

  • Segeralah mencari tempat senyaman mungkin jika anak Anda sesak nafas. Bila perlu bawalah si kecil ke tempat tidur atau di ruangan manapun. Yang penting ruangan tersebut dapat membuat anak Anda beristirahat dengan tenang. Karena dengan suasana yang nyaman, hal ini dapat segera mengembalikan kondisi si kecil.
  • Jika Anda sudah mendapatkan tempat yang nyaman, maka segera posisikan anak Anda dengan keadaan duduk atau setengah duduk. Bila perlu sandarkan anak Anda ke bantal. Namun jangan pernah memposisikan anak Anda yang sesak nafas dengan posisi tidur. Karena hal ini justru akan menyumbat saluran pernafasannya dan membuat keadaan asma menjadi semakin parah.
  • Yang terpenting Mengatasi jika anak sesak napas adalah jangan pernah merasa panik, ketika anak Anda mengalami sesak napas. Bila perlu ajaklah anak Anda berbicara untuk menenangkannya. Atau bisa juga dengan memberinya air minum hangat untuk menenangkannya. Sehingga ia menjadi terhibur dan segera pulih.
  • Longgarkan pakaiannya. Supaya ia tidak merasa sesak. Kemudian pijitlah daerah syaraf paru-paru yang terletak di atas jempol kaki. Atau lebih tepatnya di antara jempol dan jari telunjuk kaki. Namun cara memijitnya harus dengan pelan-pelan. Bila perlu, berikan bronkhodilator seperti salbutamol untuk meringankan sesaknya. Namun jika hal ini tidak membuat kondisi bayi anda menjadi lebih baik, maka segeralah bawa ke dokter untuk mendapatkan pertolongan yang lebih baik.

Jika anak Anda asma, belilah obat semacam pereda hirupan atau nebuliza. Apabila pertolongan pertama sudah dilakukan seperti di atas namun tidak ada kemajuan atau sering kambuh lagi, pergilah ke dokter untuk berkonsultasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *