Mengenal Beberapa Efek Samping Dari Penggunaan Inhaler

Setiap apapun di dunia ini pastilah memilki kekurangan dan kelebihan, termasuk salah satunya inhaler, bagi kamu yang menderita asma keberadaan inhaler adalah teman yang menemani aktifitas mu. Namun ada sebagian orang sentitif terhadap kandungan yang ada pada inhaler, selain itu efek samping yang di timbulkanpun bervariasi tergantung seperti apa jenis dan dosisnya.

Sebelum mengenal efek samping seperti apa saja yang di timbulkan, mengenal apa saja jenis dari inhaler juga sama pentingnya, karena efek yang di timbulkan tergantung dari bahan dan jenis inhaler seperti apa yang di gunakan.

Pertama jenis relievar inhaler yang di dalamnya terdapat kandungan albuterol atau bisa juga di sebut dengan ventolis inhaler, inhaler ini memilki efek reaksi yang cepat terhadap asma, inhaler ini hanya membutuhkan waktu kurang dari 15 menit untuk menghentikan serangan asma. Inhaler ini biasanya memilki kemasan berwarna biru yang sangat cocok di gunakan untuk meredakan asma ringan sampai berat.

Lalu yang ke dua bernama preventer inhaler dengan kandungan kortikosteroid. inhaler ini biasa di gunakan untuk harian, karena cara penggunaan nya yang harus secara rutin yang berfungsi sebagai pencegahan untuk mengatasi asma datang secara tiba-tiba selain itu inhaler ini juga memiliki manfaat yang lain seperti untuk meningkatkan kontrol penyakit asma, mengurangi gejalanya, dan mengurangi kebutuhan untuk bolak-balik konsul ke rumah sakit. Sementara untuk kemasannya sendiri, inhaler ini biasanya memilki lebih dari satu warna, pada umumnya memilki warna coklat, merah, dan jingga.

Kortikosteroid bekerja untuk mengurangi peradangan pada saluran napas dan hanya sedikit yang akan diserap oleh tubuh. Namun, steroid yang digunakan dalam preventer inhaler untuk meringankan gejala asma membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bekerja efektif.

Seperti yang sudah di sebutkan di atas, reaksi efek samping tergantung dari jenis inhaler dan bahan seperti apa yang di gunakan, di bawah ini kami telah merangkum beberapa efek samping yang biasa di timbulkan inhaler tergantung dari jenis dan bahan apa inhaler tersebut.

Efek samping inhaler ventolin yang ringan, meliputi:

  • Sakit kepala dan pusing
  • Gangguan tidur atau insomnia
  • Merasa nyeri pada otot
  • Hidung yang meler atau tersumbat
  • Mulut dan tenggorokan terasa kering
  • Batuk
  • Suara serak dan sakit tenggorokan

Namun, Anda perlu mewaspadai jika efek samping di bawah ini yang muncul dan segera berkonsultasi ke dokter. Efek samping inhaler yang berat, yaitu:

  • Nyeri dada, denyut jantung berdebar dan tidak beraturan
  • Tremor
  • Gejala kecemasan
  • Kadar kalium darah menurun. Ini bisa menimbulkan kelemahan otot, perasaan lemas dan rasa haus yang ekstrim
  • Tingginya tekanan darah
  • Bronkospasme paradoks, seperti sesak dada dan kesulitan bernapas
  • Efek samping preventer inhaler atau inhaler dengan kortikosteroid

Selain ventolin inhaler, ternyata inhaler dengan kortikosteroid juga memiliki gejala efek samping. Berikut ini adalah beberapa gejala yang akan muncul.

  • Mulut dan tenggorokan terasa sakit
  • Infeksi fungi pada mulut
  • Batuk
  • Kehilangan kekuatan tulang pada orang dewasa
  • Katarak
  • Tekanan darah tinggi di daerah mata dan munculnya glaukoma atau cairan dalam mata. Ini terjadi jika penggunaan inhaler kortikostredoid dalam jangka panjang.
  • Namun begitu, kortikosteroid jenis inhaler tidak akan menimbulkan efek samping yang serius seperti penggunaan kortikosteroid dalam bentuk lain, seperti cairan, pill atau injeksi yang bisa menyebabkan tulang keropos,

Lalu ada pertanyaan, saya rutin menggunakan onhaler untuk mengurangi gejual asma, seperti ap pencegahan terbaik yang bisa di lakukan?. Di bawah ini jawabannya.

Seperti yang dijelaskan di atas, inhaler tidak akan menimbulkan efek samping yang serius jika digunakan sesuai anjuran. Berikut ini adalah cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah munculnya efek samping.

  1. Gunakan dalam dosis yang tepat. Gunakanlah inhaler yang bisa diatur dosisnya untuk mencegah kelebihan dosis.
  2. Cuci mulut setelah menggunakan inhaler. Tapi pastikan, tidak boleh ada air yang tertelan sehabis Anda mencuci mulutnya. Dampaknya bisa jadi akan lebih buruk ketika kortikosteroid masuk ke labung.
  3. Cegahlah faktor-faktor penyebab asma sehingga asma tidak sering kambuh. Bisa jadi, setiap orang memiliki faktor penyebab yang berbeda. Namun pada umumnya perubahan udara serta tingkat kebersihan udara mempengaruhi asma pada banyak orang.

 

 


ketik: QC-MIA : Jumlah Pesanan : Nama : Alamat : No. Hp Anda Kirim Ke → 082.320.970.600

Contoh Pemesanan : QC- MIA : 2 Botol : Ahmad Hassan : Jl. Cicantel No. 1 Kec. Karsamenak Kel. Babakan Tengah Kota. Tasikmalaya : Hp. 082897xxx

KODE “QC-MIA” WAJIB TERCANTUM pada SMS Pemesanan

PROSES CEPAT dan RESPONSIF!

Untuk Lebih lengkap silahkan hubungi Layanan Konsumen 24 Jam SMS / Telpon : 082.320.970.600

OBAT BOLEH DIKIRIM DULU, BAYAR KALAU SUDAH SAMPAI

Obat Penyakit Sesak Nafas

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *