Cegah Penyakit Jantung Dengan Pola Hidup Sehat

Mengutip dari data medtech.id, angka kematian yang di sebabkan oleh penyakit jantung di Indonesia menempati nomer 2 setelah stroke, yaitu sekitar 12,9%, Laki-laki dan wanita memilki persentase yang sama mengenai penyakit ini. Sedangkan di dunia, penyakit jantung menempati posisi pertama sebagai penyebab kematian tertinggi di dunia, hal ini memicu pada data tahun 2015 yang mencatat sekitar 8,7 juta orang di perkirakan meninggal karena penyakit jantung.

Beberapa orang masih berpikir jika penyakit jantung hanya di derita oleh orangtua saja, namun menilik dari seperti apa gaya hidup orang jaman sekarang, tidak mengherankan jika sekarang penyakit jantung banyak di idap oleh kelompok usia 30 tahun. Hal ini berdasarkan dengan studi yang menyebutkan bahwa proses aterosklerosis berasal sedari masa kanak-kanak, di usia remaja sampai dewasa terdapat hubungan antara intensitas dari paparan terhadap faktor risiko yang menyebabkan penyakit ini berkembang.

Aterosklerosis merupakan terbentuknya plak di pembuluh darah, plak ini merupakan hasil timbunan lemak yang beredar bersama pembuluh darah secara perlahan maupun tiba-tiba. Inilah yang menyebabkan kematian mendadak pada penderita jantung.

Untuk mencegah kemungkinan di atas, anda bisa mulai menerapkan pola hidup sehat mulai dari sekarang termasuk untuk anak-anak. Hal ini penting dilakukan untuk mencegah faktor risiko penyakit jantung seperti obesitas, kadar kolestrol dalam darah yang tinggi, tekanan darah tinggi, diabetes, atau penyakit gula darah, merokok atau terkena paparan rokok. Selain beberapa faktor yang telah di sebutkan tadi, faktor genetik juga di sebut-sebut sebagai hal yang dapat meningkatkan risiko tinggi terkena penyakit jantung. Namun jika anda menerapkan pola hidup sehat dengan menjaga asupan kalori serta mengurangi asupan lemak jenuh sejak kecil, di jamin hal ini dapat membantu anda terutama anak anda untuk mengurang risiko terkana penyakit jantung saat tua nanti.

Lemak jenuh berakibat pada bertambahnya berat badan, yang berisiko mengalami obesitas, selain itu asupan lemak jenih berlebih juga dapat mengakibatkan efek samping buruk lainnya seperti diabetes militus, hipertensi, dan hiperkolestrololemia.

Selain menjaga pola makan, aktifitas harian pun harus di perhatikan, pastikan untuk selalu bergerak aktif seperti bermain di luar ruangan seperti olahraga. Aktifitas ini akan sangat baik lagi jika dilakukan dengan sesering mungkin setidaknya 60 menit perhari, hal ini berlaku untuk anda dan seluruh anggota keluarga lainnya.

Meski sulit, pola hisup sehat memang harus di jalani sejak dini, karena semakin cepat anda menyadari akan semakin besar pula harapan untuk tidak terkena penyakit jantung dan penyakit lainnya juga akan semakin besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *